Tampilkan postingan dengan label Grunge news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grunge news. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Maret 2013

sekilas tentang "TOTAL FEEDBACK"

sekilas tentang "TOTAL FEEDBACK"

 TOTAL FEEDBACK ( INDONESIA GRUNGE WEBSIDE)

apa itu TOTAL FEEDBACK ??
yaa... ini lah sedikit yang saya tau dari sebuah pertanyaan yang saya ajukan terhadap pengurus..... moga bermanfaat........

TOTAL FEEDBACK  terbentuknya tgl 18 agustus 2001, di motori oleh seseorang yang rela mengabiskan, bahkan menyisihkan waktu, tenaga, serta pikiran sekaligus jiwa yang peduli terhadap komunitas,terlebih KOMUNITAS GRUNGE... yaa... beliau adalah... sebut saja doi BANG EGY THE BOLONG.....
sesorang yang patut kita tiru jiwa dan sifat nya yang sederhana serta memasyarakat.... ehhehe...
dengan tujuan dari sikap pendewasaan nya.... doi TOTAL FEEDBACK  doi bentuk untuk visi dan misi
"membuat suatu ruang sarana informasi bagi para pecinta musik grunge khususnya".  dan di buat hanya untuk total genre GRUNGE saja..... wow.. salutttt....

TOTAL FEEDBACK.  terinspirasi sama bunyi2an lengkingan yang tidak lazim yang sering di sebut sebagai "feedback" trs ditambahin kata2 total biar seru aje. hehehe *kata doi...... yang penting asoy bang.. ehhehehhehe.............

"KURT COBAIN" killed or murdered ???

Dalam "Love & Death: The Murder of Kurt Cobain," mengatakan dua wartawan mereka mencium bau konspirasi, dan mengklaim bahwa mereka memiliki bukti membuktikan Cobain dibunuh.Max Wallace dan Ian Halperin, buku co-penulis, dan Tom Grant, yang telah menyelidiki kematian Cobain selama 10 tahun, mengunjungi The Early Show untuk berbagi temuan mereka.Halperin mengatakan  bahwa secara ilmiah mustahil bagi Cobain telah melakukan bunuh diri.Dia mengatakan, "Kami menyajikan kasus menunjukkan dia memiliki setidaknya tiga kali dosis mematikan heroin dalam sistem ketika ia meninggal. Catatan bunuh diri, lima baris terakhir tidak dapat ditemukan tulisan tangannya. Dia tidak pernah menyebutkan bunuh diri di catatan bunuh diri yang disebut. "Buku ini juga mencatat bahwa tidak ada sidik jari di pistol, dan karena Cobain sudah seperti dosis tinggi heroin, ia tidak bisa dihapus pistol.Dan ini bukan hanya inkonsistensi dalam cerita, kata Wallace: "Seseorang telah menggunakan kartu kredit beberapa menit sebelum ia meninggal. Polisi tidak pernah menemukan kartu kredit. Mereka tidak pernah menentukan siapa yang menggunakannya.

About a son ( sebuah catatan pribadi kurt cobain )

ABOUT A BOY ( kurt cobain )
Saya senang punk rock,saya senang dengan gadis dengan ke dua bola matanya yang aneh, saya senang DRUGS ( sayang tubuh dan pikiran saya ga mengizinkan). Saya senang gairah, saya senang berlaku tidak wazar, saya senang vinyl, saya senang merasa bersalah menjadi orang kulit putih amerika, saya senang tidur, saya senang mengejek hal-hal sepele, menggonggong seperti anjing-anjing di parkiran mobil, saya senang membuat orang bahagia dan superior berkat penampilan saya,saya senang beropini tampa alasan yang kuat selaindari pada kejujuran semata, i like cerity, i lacksincerity.. saya senang komplain dan gak melakukan apapun untuk membuat sesuatu lebih baik, saya senang menyalahkan orang tua saya yang begitu dekat dengan perubahan sosial tapi kemudian menyerah setelah mendapat sedikit sorotan dari media dan pemerintah yang menghancurkan pergerakan dengan menggunakan manson-manson dan perwakilan hippie lainnya, sebagai contoh propaganda, sekedar  untuk menunjukan mereka tidak ada apa-apanya selain tidak berjiwa patriot, komunis, satanis dan penyakit tidak manusiawi lainnya. Sebaliknya kaum baby boomers malah di istimewakan. Inilah kemunafikan kaum yuppie yang pernah tercipta dari sebuah generasi.

RAWA BELONG UNDERGRUNGRE

"RAWABELONG"

Rawabelong...... siapa yang tak kenal daerah ini.... daerah yang terkenal akan pasar kembang nya, teh pocci nya, juga tempat asik para pemuda - pemudi nongkrong dan juga asal lahirnya pahlawan betawi "SI PITUNG"....... daerah yang kental akan budaya betawi, berdomisili di bilangan jakarta barat ini....patut di kita kunjungi... ehehehh..
disisi lain..... Rawabelong melahirkan beberapa band grunge, dan salah satu nya adalah


"SUPERSAD"..... band yang berdiri tahun 2000 ini berawal dengan nama SONTOLOYO... hingga awal 2001 berganti dengan nama SUPERSAD...
Band yang di motori oleh :
ferza: vokal guitar
jody: bass
fendry: drum
pernah membuat kompilasi annyversarry kurt cobain is death pada tahun 2003 bersama BIGBUT, POLY, PLAT, ANASTHESY di A & B club blok m dalam format VCD live...
hingga akhir 2003 posisi bass digantikan oleh ncek... dan awal 2009 posisi drum di gantikan oleh joe rontgen hingga sekarang..... sukses terus SUPERSAD..... meski sekarang berada di belakang layar.... semangatttttt.........

kisah "POST GRUNGE"

kisah "POST GRUNGE"

Post-grunge  adalah sebuah genre musik yang muncul tidak lama setelah genre grunge menguasai pasar musik global. Merupakan sebuah turunan dari grunge, memiliki karakter khas grunge tapi dengan beberapa perbedaan yang mencolok diantaranya tema-tema lirik yang lebih cerah ketimbang grunge yang cenderung kelam, dan pemilihan warna suara-suara distorsi yang jauh lebih mudah dicerna untuk selera radio dan industri. Membuat band-band post-grunge seperti Foo Fighters, Creed, dan Nickelback diantaranya menikmati sukses besar secara komersil.

Daftar isi

Sejarah

1990-an awal hingga pertengahan 1990-an

Bermula pada awal tahun ‘90-an, rock alternatif yang sudah menggeliat dari tahun ‘80-an mulai mendapat tempat di hati pasar, membuat label-label besar tertarik dengan jenis musik ini. Selain britpop, grunge adalah salah satu genre dari rock alternatif yang populer kala itu. Dan grunge secara mengejutkan meledak cepat di pasaran global, menggeser takhta yang diduduki oleh hair-metal/glam-metal (lain dengan glam-rock) sebagai genre populer saat itu. Beberapa band punggawanya yaitu Nirvana, Alice in Chains, Pearl Jam, dan Soundgarden. Lantas memasuki pertengahan ‘90-an, meninggalnya Kurt Cobain serta beberapa permasalahan tur Pearl Jam menandai mulai turunnya tren grunge kala itu. Sedangkan label-label besar mendatangkan kontrak dengan band-band yang memiliki karakter hampir serupa dengan band-band grunge populer, sehingga bermunculanlah band-band yang berasal dari luar Seattle. Tercatat beberapa nama diantaranya Bush, Collective Soul, Candlebox, Live, Silverchair, dan tidak didominasi laki-laki saja, seorang seniman solois multi-platinum Alanis Morissette pun, berdiri tegak di dalam barisan yang baru ini.
Istilah post-grunge itu sendiri baru mulai kerap digunakan setelah meledaknya album perdana “Foo Fighters“ di pasaran. Digawangi oleh beberapa mantan anggota Nirvana, Foo Fighters menjadi titik tumpu pergerakan dan atas pertanyaan penting pada masa itu, “Adakah kehidupan setelah Nirvana?” dan telah terjawab mantap oleh mereka. Setelah itulah untuk pertama kalinya band-band di luar lingkaran Seattle seperti yang beberapa tadi disebutkan di atas mulai masuk ke dalam kategori post-grunge. Inilah angkatan pertama dari post-grunge.
Pemuncak catatan angkatan pertama ini adalah Frogstomp dari Silverchair, tercatat dalam sejarah sebagai multi-platinum hit, dan akhirnya membantu pengategorian post-grunge menjadi dua kelompok besar; yakni mereka yang muncul sebelum Frogstomp, dan mereka yang muncul setelahnya.

sekilas tentang "SUB POP"

sekilas tentang "SUB POP"

 

Sub Pop adalah label rekaman yang didirikan pada tahun 1986 oleh Bruce Pavitt dan Jonathan Poneman di Seattle, Washington. Sub Pop mencapai ketenaran pada akhir tahun 1980 untuk pertama penandatanganan Nirvana, Soundgarden, Mudhoney dan band lain dari dunia musik Seattle. Mereka sering dikreditkan dengan mengambil langkah pertama menuju mempopulerkan musik grunge, dan terus untuk mencapai kritis dan komersial sukses dalam milenium baru, dengan band-band populer seperti  Fleet Foxes, Dinosaur Jr., Foals, Beach House, The Postal Service, Flight of the Conchords, No Age, Wolf Parade and The Shins di daftar mereka.  
Pada tahun 1995 para pemilik Sub Pop menjual saham 49% dari label ke Warner Music Group.

Pembentukan
Asal-usul Sub Pop dapat ditelusuri kembali ke awal 1980-an ketika Bruce Pavitt memulai sebuah fanzine disebut Pop bawah tanah yang khusus berfokus pada Amerika label rekaman independen. Pavitt melakukan proyek untuk memperoleh kredit tentu saat menghadiri Evergreen State College di Olympia, Washington. Dengan edisi keempat, Pavitt telah memendekkan namanya menjadi Sub Pop dan mulai membuat kaset kompilasi band-band rock underground. Sub Pop # 5 kaset, dirilis pada tahun 1982, terjual dua ribu eksemplar. Pada tahun 1983, Pavitt pindah ke Seattle, Washington dan merilis edisi kesembilan dan terakhir dari Sub Pop. Sedangkan di Seattle, ia menulis sebuah kolom untuk surat kabar lokal The Rocket berjudul "Sub Pop Amerika Serikat", kolom ia berakhir pada tahun 1988.

Lentenk @ Grunge

komunitas "Lenteng@Grunge"


 lenteng grunge....... berdiri sejak 25 mey 2005...... yang berbase camp di bilangan jalan sa"atun lenteng agung.... yang beranggotakan cuma beberapa orang, ya bisa di bilang bisa di hitung dengan jari....
tak terlihat, namun selalu ada dalam acara-acara grunge...... jiah... gitu aja...


bermula dengan nama endelist..... nama awal komunitas ini yang di usung oleh sang promotor almarhum "SUHENDRA" yang tewas tragis pada tahun 2009 lalu, dan cuma sedikit menyisakan kisah, selebihnya terbawa dalam benaknya di kubur akan jawaban " apa itu lenteng grunge".......

selepas kepergian nya, endelist berganti menjadi "lenteng@grunge" dan berbase camp di stasiun kereta api lenteng agung....... yang lebih jelas nya bernaung di "K.A.B" konveksi Agoes Bordir"... seorang yang berjasa dalam membangun kembali komunitas yang telah mati, yang rela menyisikan waktu, tempat juga materi... ehhheehehhe untuk komunitas ini.... thanks kang agus......

lenteng@grunge kembali berkiprah di antara bissing nya komunitas grunge di awal tahun 2010.... dengan gigs pertamanya yang bertema "BujGRUNGEan".. nama plesetan dari BUJANGAN... ya.. karna berniat acara ini untuk para bujangan... ya tapi apa daya.. yang punya aja udah ga bujangan... jadi sapa aja boleh... agagggaagagagga........  berlanjut dengan GRUNGE NITE, GRUNGE YEARS, dan terakhir GRUNGE CARE.. acara yang di dedikasikan khusus untuk almarhum SUHENDRA.....

Dan dari acara-acara yang dibuat, lahirlah band-band acak kadut grunge... agagaggagag... yang berbasis lenteng@grunge seperti HATE_INC, FLOYD DIRTY, LOUPIS YOU, dan SMALL HEROIN...

diantara keisengan akan hari-hari yang membosan kan.... lenteng@grunge membuat sebuah kompilasi berformat cd audio yang bertemakan "FOREVER GRUNGE COMPILATION" yang alhamdulilah sudah kali ke 3 dalam pembuatan nya...... meski tak secanggih dan tak sebagus kompilasi-kompilasi lainnya... FOREVER GRUNGE COMPILATION hanya bermaksud membantu menonjolkan band-band grunge di luar sana, yang sebenarnya banyak tak terdengar dan mereka ingin berada dan merasa ada dalam komunitas grunge yang dominan menonjolkan band itu-itu saja..... agagagagga.... wew...

ini sedikit yang saya tau tentang lenteng@grunge...... selebihnya anda yang menilai... jiahh... kaya iklan.. agagggaggaggagaga.......

semangat terus bro n sist..... keep solid.......

"BERBAURLAH"
https://www.facebook.com/groups/lentengrunge/
http://www.reverbnation.com/forevergrungecompilation
dhay

sekilas tentang "JIMO TRUST" & "DREXTER RECORD"

sekilas tentang "JIMO TRUST" & "DREXTER RECORD"

 panggil saja kang jim..... panggilan akrab nya, siapa yang tak kenal orang ini, seorang yang buat saya sangat kreatif, aktif dan sedikit jenaka... eheheheh..... di usia nya yang meranjak dewasa *agaggagagagag....... diantara kesibukan kerja nya, mengurus LABEL indie yang doi buat, doi semakin aktif dalam kebissingan sebuah komunitas.... dari pembuatan event, lounching album, majalah, split, yang inti nya, doi ingin memajukan karya-karya band grunge, atau komunitas grunge dengan cara tersebut.... wow.. salut euy........ mungkin satu dari sepuluh atau seratus orang seperti beliau yang kita temui.

hemmmm... asal jangan sampe ngelupain istri dirumah ya kang... agagggagaag.......

berikut, sekilas tentang "DREXTER RECORD" sebuah indie label yang doi kelola..... monggo di simak.....

Sekilas tentang L>A>G SOUND(Lenteng@Grunge)

15 may 2009.. sebuah tragedi menyedih kan untuk saya pribadi, dimana terbunuh nya sahabat satu -satu nya yang saya sayangi. dengan tujuh tusukan di tubuh nya mengakhiri sebuah cerita akan sebuah kebissingan. dia kali pertama orang yang mengenal kan apa itu grunge dalam arti sebuah persahabatan, bukan musikalitas, komunitas atau sebuah suara yang bissing.
..........adalah sebuah penghormatan untuk dirinya akan dari sebuah amanat terakhir yang terucap untuk selalu solid-kan lenteng grunge hingga tercipta sebuah event bertajuk GRUNGE CARE yang di dedikasikan untuk dirinya, semata - mata supaya beliau selalu di ingat, terlebih beberapa teman yang dahulu pernah berteman mulai melupakan... "BANGSAT"..
.......GRUNGE CARE.... tercipta berkat kalian para player band dan kawan - kawan yang datang untuk sekedar menonton dan silatuhrahmi...  terlebih sebuah doa yang kalian panjatkan di setiap sela - sela bissing nya acara, terima kasih saya ucapkan.
......GRUNGE CARE #1 UNPLUGGED 14 mey 2011 ( lubung padi )
ini acara yang paling berkesan untuk saya, banyak nya foto - foto almarhum terpajang, seakan ia ada dan berada dalam bauran kawan - kawan yang menjadi satu, walau sebelum nya pesimis acara ini akan di batalkan, karena adanya diskriminasi dari pihak lubung padi selaku pemilik tempat .
......GRUNGE CARE #2 24 & 25 september 2011 ( beji depok ) 
kurang lebih 50 band meramaikan dalam acara yang berlangsung dua hari ini... dibuat untuk merayakan hari jadi sebuah komunitas lenteng grunge... yang pada 2003 lalu di buat oleh almarhum, meski sebelum nya bernamakan ENDELIST sebuah komunitas lentenk yang hanya beranggotakan seorang wanita dan dua orang pria... dimana sekarang sang wanita telah berkeluarga, satu pria tewas terbunuh dan satu nya adalah saya sendiri...
......GRUNGE CARE #3 19 mey 2012  (ciracas )
mungkin ini sebuah event terakhir yang saya dedikasikan untuk nya, bukan untuk melupakan, karena saya ingin mencoba dengan karya lain, kreatifitas lain yang tujuan nya sama adalah untuk diri nya seorang... bukan untuk sebuah nama lenteng grunge.
 terima kasih untuk kalian yang ada atau tidak ada dalam acara ini, band perfomer, audiens, kalian semua atas support dan doa yang kalian panjatkan untuk diri nya..... tetap semangat.. care, believe & respect..... keep solid bro n sist... thanks...


SUHENDRA 1985 - 2009
Sumber: http://lentengrunge.blogspot.com
fb:Ghodhays Barackuda